Jumat, 01 Maret 2013

MAKRIFAT KEPADA ALLAH

MAKRIFAT KEPADA ALLAH
Ilmu Makrifat, yaitu ilmu yang membicarakan cara-cara mengenal Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya.
A. Sifat-sifat Allah
Allah SWT sebagai Maha Pencipta alam semesta ini selain memiliki husna (nama-nama yang baik) juga memiliki sifat-sifat yang luhur yang merupakan kesempurnaan ke-Tuhanan-Nya serta keagungan-Nya.
Sifat-sifat ini hanya dimiliki oleh Allah sendiri tidak ada sesuatupun yang menyamai-Nya. Karena Allah ta'ala itu Mhaha Esa yang pantas disembah satu-satunya tidak ada Tuhan selain Dia. Sifat-sifat Allah, Misalnya:
1. Allah Bersifat Awal dan Akhir
Artinya: “Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Ynag Bathin dan Dia adalah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Al Hadid: 3)
2. Allah Kekal Abadi
Artinya: “Semua yang ada di bumi akan binasa dan tetap kekal wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. (Ar Rahmaan: 26-27).
Artinya: “Tiada ada sesuatupun yang serupa dengan Dia dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Asy syura: 11).
Artinya: “Allah tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia Ynag Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tiak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang dilangit dan di bumi. Tiada yang memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin_nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakinya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan allah Maha Tinggi lagi Maha Besar”. (Al Baqarah 255-257)
3. Allah Maha Esa
Artinya: “Dan bertawakallah kepada Allah Yang Hidup (kekal) yang tidak mati.” (Al Furqon: 58)
Artinya: “Dan tunduklah semua kepada Tuhan yang Hidup lagi senantiasa mengurus makhluk-NYa.” (Thaha: 111).
5. Allah Maha Berfirman
Artinya: “Dan adalah Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung. (An Nisa': 164)
6. allah Maha Mendengar
Artinya: “Sesungguhnya allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan tentang kepada suaminya dan mengadukan halnya kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua, sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Al Mujadilah: 1).
Menurut Ilmu Tauhid, Allah mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:
a. wajib
Sifat yang harus ada, harus dimiliki oleh Allah seperti allah bersifat:
1). Wahdaniat artinya Maha Esa
2). Kodrat artinya Maha Kuasa
3). Iradah artinya Berkehendak
4). Kalam artinya Berfirman
5). Mukhalafatu Lilhawaditsi artinya Allah berbeda dengan Makhluk-Nya.
b. Mustahil
Artinya sifat yang harus tidak ada pada Allah. Misalnya:
1). Al Mautu artinya wafat
2). Huduts artinya Baru
3). Fana artinya rusak
4). Mmatsalu lilhawaditsi artinya Allah itu sama dengan barang baru dan lain sebagainya.
c. Sifat Jaiz artinya Boleh
Allah mempunyai sifat jaiz yaitu boleh berbuat sesuatu atau tidak berbuat sesuatu, terserah kehendak allah, tidak ada orang atau makhluk manapun yang memaksa kehendak Allah.
B. Asmaul Husna
Imam Al Ghozali rhimahullah telah menerangkan dalam bukunya “ALMAQSHIDULASNA”. Beliau menguraikan perihal asmaul husna bagi allah. Ta'ala dijelaskan pula disitu apa yang menjadi bagianorang mukmin dari setiap nama itu, misalnya Allah itu ar Rauf: Maha Belas Kasihan. Orang mukmin tentu akan menebarkan sifar belas kasihan kepada makhluk lainnya.
Allah telah memiliki 99 nama-nama yang baik (asmaul husna) oleh sebab itu kita dilarang memanggil allah selain dari nama-nama yang Allah jelaskan dalam asmaul husna tersebut. Kallam Allah dalam Al Qur'an:
Artinya: “Dan bagi Allah itu memiliki nama-nama yang baik (asmaul husna), maka panggilah (Allah) dengan nama-nama itu”. (Al A'raf: 180).
Diantara nama-nama Allah yang bersifat rahmah (kecintaan dan kesayangann) adalah:
1. Ar Rahman (maha pengasih)
2. Ar Rahim (Maha Penyayang)
3. Ar Rauf (Maha Belas Kasih)
4. Ar wadud (Maha Mencintai)
5. Ar 'afuw (Maha Mengampuni)
6. As Syakur (Maha Menerima Terima Kasih)
7. As Salam (Maha Menyelamatkan)
8. Al Mu'min (Maha Memberkati Kesentausaan atau Ketenangann)
9. Ar Rozaq (Maha Memberi Rizqi)
10. Ar Rafi'ud Darajad (Meninggikan Drajat)
11. Al Wahhab (Maha Pemberi Karunia)
12. Al Wasi' (Maha Luas (Anugerahnya)), dsb.
Sifat Asma'ul husna menurut dalil naqli
1. Al Adlu (Adil)
Allah Maha Adil, tidak membeda-bedakan diantara manusia, semua diperintahkan untuk beribadah kepadanya. Barang siapa yang mau beribadah kepada Allah, Allah akan memberi pahala, sedang siapa yang membangkang tidak beribadah akan mendapat siksa/berdosa. Allah menyuruh umatnya untuk berbuat adil, terhadap dirinya, keluarganya, maupun kepada orang lain.
Kallam Allah:
Artinya: “Sesungguhnya menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan (Q.S. An Nahl: 90)
2. Al Ghofar Artinya Maha Pengampun kepada hamban-Nya yang dikehendaki. Karena Allah Pengampun, maka manusia dianjurkan supaya selalu beristigfar mohon ampun kepada-Nya, mohon ampun kepada allah termasuk akhlak yang baik dan diperintahkan oleh agama Islam.
Kalam Allah:
Artinya: “Tuhan langit dan bumi apa yang ada diantara keduanya Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun (Q.S. Shad: 66).
3. Al Hakim artinya Bijaksana. Jadi allah Maha Bijaksana, segala ciptaan Allah bila direnungkan dikaji dan difikirkan mengandung hikmah kebijaksanaan Allah.
Perhatikan kalam allah:
Artinya: “Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana yang dikehendaki-Nya. Tiada Tuhan melainkan Dia yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Q.S. Ali Imran: 6)
4. Al Malik (raja) artinya Allah yang merajai segala apa yang ada di langit dan di bumi. Tuhan yang merajai semua penguasa yang ada di bumi ini, maka semua penguasa di bumi ini tidak boleh sombong, tidak boleh dhalim, nanti akan dimurkai oleh Allah.
Kalam Allah:
Artinya: “Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya, tidak ada Tuhan selain dia. Tuhan yang mempunyai Arsy yamg mulia. (Al Mukminun: 116).
5. Al Hasib (pembuat perhitungan)
Al Hasib adalah sifat allah, pembuat perhitungan terhadap sesuatu yang diciptakan allah, Allah akan memperhitungkan kepada manusia yang berbuat baik dan yang berbuat dosa. Yang berbuat baik akan mendapatkan pahala dan yang berbuat dosa akan mendapatkan siksaan.
Kalam Allah:
Artinya: “Apabila kamu dihormati dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya allah memperhitungkan segala sesuatu. (Q. S. An Nisa': 86)
Juga nama-nama Allah yang memiliki sifat-sifat ilmu atau mengetahui seperti:
a. 'alim (Maha Mengetahui)
b. Hakim (Maha Bijaksana)
c. Sami' (Maha Mendengar)
d. Bashir (Maha Melihat)
e. Syahid (Maha Menyaksikan)
f. Raqib Maha Meneliti/ Mengamati)
g. Bathin (Maha Mengetahui Rahasia)
Ada nama-nama allah yang mengandung keperkasaan, misalnya:
a. Maha Perkasa (al aziz)
b. Maha Adil (al Adlu)
c. Maha Pedih siksaan-Nya (al Adzab)
d. Maha Cepat Perhitungan-Nya (Syari'i Hisab)
ada nama-nama Allah yang mengandung kasih sayang, misalnya: Maha Pengampun, Maha Menutup Kesalahan, Maha Pelebur Dosa dan sebagainya.
C. Fungsi dan Hikmah Iman kepada Allah
Jika seseorang benar-benar telah beriman kepada allah dengan akal dan hati, menjadikan jiwanya kokoh dan kuat serta menumbuhkan hasil yang luhur dan indah.
1. Merdekanya jiwa dari kekuasaan orang lain
Imannya akan menancap dalam menatap dalam mentaati Allah dengan keyakinan semua datang dari allah dan akan kembali kepada Allah lagi.
2. Menimbulkan jiwa yang berani dan terus ingin maju dalam membela kebenaran
3. Menumbuhkan keyakinan bahwa allah yang memberi dan kepada Allah semua bakal kembali
4. Jiwanya tenang, thuma'ninah dan selalu bertawakal pada allah
5. Selalu hati-hati waspada terhadap segala hal yang merusak dan menghancurkan keimanan.
Sumber: Majelis Pendidikan dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota surakarta.2006. Al Islam dan Kemuhammadiyahan (aqoid, ibadah, akhlak) semester 1 kelas 1. Surakarta: Majelis Pendidikan dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota surakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar